Minggu, 27 November 2011

Rektor-rektor Bersejarah di Indonesia

Rektor-rektor bersejarah

  1. Prof. Dr (HC). Willi Toisuta, Ph.D, Rektor ke-3 Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, pencetus & penggagas sekaligus mantan sekretaris BAN-PT, pencetus dan aktor intelektual sistem SKS (Sistem Kredit Semester) yang kini dipakai se-Indonesia.
  2. Prof. Dr. Koesnadi Hardjasoemantri, SH,ML (alm), Rektor Emeritus, Pencetus Kuliah Kerja Nyata (KKN) Demi mengabdikan dunia ilmu pengetahuan langsung terhadap rakyat.
  3. Prof. Dr. Gede Sri Darma, ST,MM., Rektor Universitas Pendidikan Nasional Denpasar, Rektor termuda versi MURI
  4. Anies Baswedan Ph.D., Rektor Universitas Paraminda Jakarta, Rektor Termuda PTS
  5. Prof. Drs. Soeprapto Soedjono, MFA, Ph.D., Rektor Institut Seni Indonesia Jogjakarta, Salah satu pencetus arah pengembangan Ekonomi Kreatif di Indonesia, pencetus dihapuskannya OSPEK (Orientasi Mahasiswa) karena selama ini pelaksanaan OSPEK mengarah kepada tindakan-tindakan negatif dan kontra produktif (perpeloncoan, balas dendam, dan pelanggaran HAM)
  6. Prof. Dr. Sofian Effendi, MPIA, Rektor Emeritus UGM, pencetus sistim Badan Hukum Milik Negara (BHMN)/ Badan Hukum Pendidikan (BHP)
  7. Kusmayanto Kadiman, Ph.D., Rektor Emeritus ITB, menjadi Menteri Riset dan Teknologi (MENRISTEK) 2004-2009
  8. Prof. Dr. Ir. KH. Mohammad Nuh, DEA, Rektor Emeritus ITS, menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika (MENKOMINFO) 2004-2009, kemudian menjadi Menteri Pendidikan Nasional (MENDIKNAS) sejak 2009.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar